Text
Perbedaan Akumulasi Plak pada Pengguna Piranti Ortodonti Cekat Sebelum dan Sesudah diberikan Oral Hygiene Motivation Method (OHMM)
Pendahuluan : Gambaran maloklusi di Indonesia masih sangat tinggi sekitar 80% dari jumlah penduduk dan merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang cukup besar. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) Nasional Tahun 2018, prevalensi masalah gigi dan mulut adalah 57,6%. Mengingat akan dampak yang ditimbulkan, maka sebaiknya dilakukan perawatan maloklusi. Perawatan ortodonti bertujuan untuk memperbaiki letak gigi dan rahang yang tidak normal sehingga didapatkan fungsi geligi dan estetik yang baik. Tujuannya antara lain adalah untuk memperbaiki susunan gigi geligi dan estetika wajah, disamping itu juga untuk menjaga kesehatan jaringan pendukung gigi sehingga menghasilkan kedudukan gigi geligi yang stabil setelah perawatan. Perawatan menggunakan piranti ortodonti cekat dapat meningkatkan terjadinya akumulasi dan retensi plak. Oral Hygiene Motivation Method (OHMM) adalah sebuah studi dalam literatur yang mengevaluasi pasien ortodonti dengan menggunakan berbagai metode. Metode ini umumnya diklasifikasikan sebagai verbal, tertulis atau berbasis visual. Tujuan penelitian : Untuk mengetahui apakah ada perbedaan akumulasi plak sebelum dan sesudah diberikan Oral Hygiene Motivation Method (OHMM). Bahan dan Metode : Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dan penelitian ini masuk dalam rancangan penelitian cross sectional. Uji statistik yang digunakan adalah T-Test. Adapun sampel pada penelitian ini terdiri dari 37 sampel. Hasil : Berdasarkan hasil uji T-Test diperoleh nilai p-value sebesar 0,000 yang lebih kecil daripada 0,05 (p-value < 0.05) yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan akumulasi plak sebelum dan sesudah diberikan Oral Hygiene Motivation Method (OHMM). Kesimpulan : Terdapat perbedaan akumulasi plak pada pengguna piranti ortodonti cekat sebelum dan sesudah diberikan Oral Hygiene Motivation Method (OHMM).
Tidak tersedia versi lain