Text
Perbandingan Terapi Non Farmakologi Menggunakan Aromaterapi Peppermint (Mentha piperita L) Untuk Mengatasi Kecemasan Sebelum Tindakan Ekstraksi Gigi
Pendahuluan: Pencabutan gigi merupakan sebuah prosedur pengangkatan gigi dari rongga mulut dengan membedah jaringan keras maupun lunak dalam mulut. Selama prosesnya, kerap kali pasien merasa cemas saat melakukan prosedur pencabutan gigi. Namun, kecemasan berlebih bisa mengakibatkan gangguan mental, untuk itu perlu ad acara untuk mengatasi rasa cemas pasien saat melakukan pencabutan gigi, salah satunya dengan merelaksasi. Relaksasi sendiri memiliki manfaat untuk dapat mengendurkan otot dan syaraf, mengurangi stress hingga kecemasan berlebih. Molekul aromaterapi yang dihirup oleh saluran pernapasan akan diteruskan oleh reseptor saraf sebagai pemberi signal agar tubuh dapat lebih rileks. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui perbandingan tingkat kecemasan pasien yang menggunakan aromaterapi peppermint sebelum melakukan tindakan ekstraksi gigi. Bahan dan Metode: Penelitian ini menggunakan aromaterapi peppermint untuk penurunan kecemasan sebelum ekstraksi gigi selama 2-3 menit. Metode penelitian yang digunakan yaitu quasi eksprimental dan masuk dalam rancangan cross sectional penelitian. Adapun sampel penelitian berjumlah 46 sampel. Alat ukur yang digunakan adalah oximeter dengan skala kecemasan dari denyut nadi. Hasil: Berdasarkan hasil uji korelasi atau uji hubungan menggunakan T-Paired. Hal ini menunjukan bahwa perbandingan sebelum dan setelah pemberian aromaterapi peppermint (Mentha piperita L) dalam mengatasi kecemasan sebelum ekstraksi gigi. Hasil: Berdasarkan hasil uji perbandingan menggunakan T-Paired, menunjukkan bahwa p-Value = 0,000 atau p
Tidak tersedia versi lain