Text
Pengaruh Ekstrak Lidah Buaya (Aloe vera) Sebagai Penghambat Candida albicans Pada Lempeng Resin Akrilik Heat cured
Pendahuluan : Gigi tiruan dikategorikan menjadi gigi tiruan lepasan dibedakan dalam dua jenis yakni gigi tiruan lengkap dan gigi tiruan sebagian. Gigi tiruan yang melekat kuat pada gigi pasien dikenal sebagai gigi tiruan cekat. Tujuan penggunaan gigi tiruan adalah untuk meminimalkan masalah fungsional oleh kehilangan gigi, namun seringkali orang tidak menyadari betapa pentingnya menjaga gigi tiruan agar tetap bersih. Proses dimana lidah dan air liur membersihkan mukosa gigi dapat terhambat dengan memakai gigi tiruan untuk waktu yang lama Akibatnya, Candida albicans dapat lebih mudah menempel pada dasar gigi tiruan. Spesies ini menginfeksi rongga mulut antara 30-60%. Ada tiga kategori teknik pembersihan gigi tiruan, yaitu mekanik, kimia, dan kombinasi. Daun lidah buaya (Aloe vera) adalah tanaman yang berasal dari Afrika, khususnya Mediterania. Enam zat antimikroba yang terdapat pada daun lidah buaya (Aloe vera) dapat menghambat pertumbuhan beberapa jamur, bakteri, dan virus, antara lain Candida albicans, Staphylococcus pyogen. Berdasarkan informasi yang diuraikan di atas, peneliti memutuskan untuk melakukan penelitian ini untuk melihat bagaimana lidah buaya pada konsentrasi 25% dan 50% mempengaruhi kemampuan pertumbuhan Candida albicans pada resin akrilik Heat cured. Tujuan penelitian: Mengetahui pengaruh ekstrak lidah buaya (Aloe vera) dengan konsentrasi 25% dan 50% dalam menghambat Candida albicans pada lempeng resin akrilik Heat cured. Bahan dan Metode: metode penelitian yang dilaksanakan yaitu True Eksperimental Laboratorium menggunakan rancangan penelitian berbentuk Post Test Control Design. Uji Kruskal-Wallis digunakan untuk menganalisis dan menginterpretasikan hasil data penelitian, dan uji Mann-Whitney U digunakan sebagai analisis lanjutan Hasil: Hasil pengujian normalitas memperlihatkan nilai p-value sebesar 0,033 pada kelompok kontrol aquades yang lebih kecil dari 0,05. Ini membuktikan bahwa kontrol aquades tidak berdistribusi normal sebab nilai p-value yang lebih kecil dibandingkan 0,05 (p-value 0,05). Ini membuktikan jika kelompok kontrol berdistibusi normal. Pada uji homogenitas diperoleh nilai p-value 0,000 yang lebih kecil dibandingkan 0,05. Ini membuktikan jika hasil data uji dalam kelompok komtrol dan perlakukan tidak homogen. Kesimpulan: Dari hasil penelitian di atas didapatkan kesimpulan jika ekstrak lidah buaya (Aloe vera) berpengaruh dalam menghambat perkembangan Candida albicans terhadap resin akrilik Heat cured.
Tidak tersedia versi lain